Bromo Longsor Hari Ini: 7 Motor Tertimbun dan Akses Wisata Tertutup
3 mins read

Bromo Longsor Hari Ini: 7 Motor Tertimbun dan Akses Wisata Tertutup

crbnat.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jawa Timur mengakibatkan bencana alam di salah satu destinasi wisata unggulan nasional. Tebing di jalur menuju lautan pasir mengalami keruntuhan material tanah dan bebatuan secara mendadak sore tadi. Peristiwa longsor Gunung Bromo ini mengakibatkan kepanikan luar biasa di kalangan wisatawan dan warga lokal yang sedang beraktivitas. Laporan sementara menyebutkan bahwa setidaknya tujuh unit sepeda motor milik pengunjung tertimbun material tanah yang sangat tebal. Oleh karena itu, petugas gabungan segera menuju lokasi guna melakukan proses evakuasi dan pembersihan jalur utama. Hasilnya, akses menuju kawah Bromo saat ini tertutup total bagi seluruh jenis kendaraan maupun pejalan kaki.

Kronologi Kejadian dan Dampak Kerusakan

Hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sejak siang hari. Sebab, kondisi tanah yang jenuh air membuat lereng tebing menjadi sangat tidak stabil dan sangat mudah goyah. Oleh sebab itu, material longsoran turun dengan sangat cepat dan menghantam area parkir darurat yang berada di bawahnya. Beruntung, para pemilik kendaraan sedang berada di lokasi yang lebih aman saat longsor Gunung Bromo tersebut terjadi. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kerusakan kendaraan tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kemudian, bongkahan batu besar juga menghalangi jalan sehingga alat berat harus segera datang ke lokasi kejadian. Jadi, proses pembersihan diperkirakan akan memakan waktu hingga esok hari.

Evakuasi Wisatawan dan Penutupan Jalur

Pihak kepolisian bersama tim BPBD setempat langsung memasang garis polisi guna mencegah warga mendekati area berbahaya. Oleh karena itu, seluruh wisatawan yang masih berada di area lautan pasir mendapatkan arahan guna segera kembali melalui jalur alternatif. Sebab, potensi terjadinya longsor susulan masih sangat tinggi mengingat awan mendung masih menyelimuti puncak gunung. Petugas lapangan sedang bekerja keras guna mendata jumlah pasti pengunjung yang terjebak di seberang titik longsor Gunung Bromo. Maka dari itu, kerja sama antara pemandu wisata dan petugas sangat penting guna memastikan keselamatan semua orang. Tentu saja, keselamatan jiwa menjadi prioritas utama di atas penyelamatan barang-barang berharga yang masih tertimbun tanah.

Himbauan bagi Calon Pengunjung Bromo

Pengelola TNBTS mengeluarkan surat edaran resmi mengenai penutupan sementara beberapa pintu masuk wisata untuk alasan keamanan. Sebab, cuaca yang tidak menentu dapat membahayakan keselamatan para penjelajah alam di medan yang sangat ekstrem. Oleh sebab itu, bagi Anda yang sudah memiliki rencana kunjungan, sebaiknya menunda perjalanan hingga situasi benar-benar kondusif. Pemantauan terhadap titik-titik rawan longsor Gunung Bromo terus berlangsung secara intensif oleh tim ahli geologi. Kemudian, pastikan kendaraan Anda dalam kondisi prima jika terpaksa harus melalui jalur pegunungan yang sangat curam dan sangat licin. Selain itu, selalu pantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum memutuskan untuk berangkat menuju lokasi wisata alam terbuka.

Harapan untuk Pemulihan Akses Wisata

Masyarakat berharap proses pembersihan material longsor dapat selesai dengan cepat agar roda ekonomi warga kembali berputar. Sebab, banyak pelaku jasa jeep dan penginapan yang sangat bergantung pada kunjungan wisatawan setiap harinya. Kemudian, pemerintah daerah perlu melakukan penguatan tebing di titik-titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektoral sangat krusial dalam mitigasi bencana di kawasan pariwisata strategis nasional. Selain itu, kesadaran wisatawan guna mematuhi aturan petugas di lapangan akan sangat membantu kelancaran proses pemulihan. Jadi, mari kita tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat berwisata di tengah kondisi cuaca yang sedang kurang bersahabat.