Perut Mudah Buncit dan Berat Badan Sulit Turun? Kekurangan Serat Bisa Jadi Penyebab
4 mins read

Perut Mudah Buncit dan Berat Badan Sulit Turun? Kekurangan Serat Bisa Jadi Penyebab

Menurut dr. Elizabeth Angelina, dokter medis Kalbe Consumer Health, pola makan praktis yang dipilih karena kesibukan bisa memenuhi rasa lapar secara cepat tetapi belum tentu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, termasuk serat. “Kesibukan sering kali membuat orang memilih makanan yang praktis dan mengenyangkan, tetapi belum tentu memenuhi kebutuhan nutrisi harian, termasuk serat,” ujarnya.

kekurangan serat - ilustrasi berita Perut Mudah Buncit dan Berat Badan Sulit Turun? Kekurangan Serat Bisa Jadi Penyebab

Mengapa perut mudah buncit meski porsi makan dibatasi?

Banyak orang mengira menurunkan berat badan hanya soal mengurangi porsi atau menghitung kalori. Namun ketika asupan serat tidak memadai, rasa kenyang cenderung cepat hilang sehingga keinginan untuk makan atau ngemil kembali muncul lebih cepat. Akibatnya, meski porsi terlihat lebih kecil, frekuensi makan atau konsumsi camilan bisa meningkat dan berkontribusi pada akumulasi kalori yang tak diinginkan.

Tanda tubuh kekurangan serat

Kekurangan serat tidak hanya berdampak pada penambahan berat badan, tetapi juga mengganggu fungsi pencernaan. Gejala yang kerap muncul antara lain rasa kenyang yang cepat hilang, keinginan ngemil lebih sering, serta gangguan pencernaan yang membuat tidak nyaman. Kondisi tersebut semakin banyak dijumpai pada masyarakat modern yang memilih makanan praktis tanpa memperhatikan keseimbangan nutrisi.

dr. Elizabeth menegaskan pentingnya serat sebagai bagian dari pola makan sehat. “Padahal, serat berperan penting dalam menjaga fungsi pencernaan sekaligus membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Ketika kebutuhan serat terpenuhi, keinginan untuk makan atau ngemil berlebihan dapat lebih terkontrol sehingga turut mendukung upaya menjaga berat badan yang sehat,” jelasnya.

Peran serat dalam pengelolaan berat badan

Serat membantu mengendalikan asupan kalori dengan memperpanjang rasa kenyang, sehingga dorongan untuk mengonsumsi camilan atau makan berlebihan dapat berkurang. Selain itu, menjaga kesehatan saluran cerna melalui asupan serat yang cukup juga penting untuk fungsi pencernaan jangka panjang. Bila kebutuhan serat tidak terpenuhi, kebiasaan makan yang dipicu rasa lapar lebih sering dapat membuat upaya pengendalian berat badan menjadi kurang efektif, terutama tanpa pola makan seimbang dan aktivitas fisik yang memadai.

Dalam kajian dan praktik, kombinasi antara perubahan pola makan yang memperhatikan kebutuhan serat dan gaya hidup aktif menjadi langkah yang disarankan untuk menjaga berat badan ideal. Penelitian yang disebutkan oleh sumber dari pihak terkait juga menyoroti potensi bahan alami tertentu untuk mendukung pengelolaan berat badan dalam konteks pemenuhan nutrisi.

Solusi praktis: Femmy Fyber sebagai pendamping gaya hidup

Menjawab kebutuhan masyarakat yang mencari cara mudah untuk memenuhi kebutuhan serat harian, perusahaan menghadirkan produk minuman serat yang mengombinasikan serat dan Garcinia. Andry Mahyudi, Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category Kalbe Consumer Health, menyatakan bahwa produk tersebut diformulasikan untuk menjadi pendamping gaya hidup sehat yang praktis. “Kami memahami bahwa banyak orang ingin tetap menikmati makanan favoritnya tanpa terus dibayangi rasa khawatir berat badan mudah naik atau perut terasa semakin buncit. Karena itu, Femmy Fyber diformulasikan dengan kombinasi Fiber dan Garcinia sebagai pendamping gaya hidup sehat yang praktis,” kata Andry.

Selain kandungan serat, produk ini juga diperkaya dengan Garcinia atau asam gelugur yang mengandung Hydroxycitric Acid (HCA). Menurut keterangan dalam sumber, HCA adalah senyawa alami yang telah diteliti terkait potensinya dalam mendukung pengelolaan berat badan. Penelitian dari IPB University disebut menunjukkan bahwa HCA merupakan komponen utama pada Garcinia yang berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan alami dalam mendukung gaya hidup sehat dan pengelolaan berat badan.

Gabungan serat dan Garcinia diharapkan dapat saling melengkapi: serat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan memberikan rasa kenyang lebih lama, sementara Garcinia melengkapi formulasi sebagai bahan alami yang telah diteliti potensi manfaatnya. Dalam bentuk minuman serat yang praktis, produk ini diposisikan sebagai pilihan mudah dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian.

Andry menambahkan bahwa perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari bisa menjadi langkah awal membangun pola hidup lebih sehat. “Menjaga tubuh tetap sehat dan berat badan tetap ideal tidak selalu harus dimulai dari perubahan yang besar. Kebiasaan sederhana seperti mencukupi kebutuhan serat setiap hari dapat menjadi langkah awal untuk membangun pola hidup yang lebih sehat. Kami berharap Femmy Fyber dapat menjadi teman sehari-hari bagi masyarakat yang ingin tetap aktif, menikmati makanan favoritnya dengan lebih bijak, serta merasa nyaman dan percaya diri dengan tubuhnya,” tutup Andry.

Pada akhirnya, pemenuhan serat harian menjadi bagian penting dari strategi pengendalian berat badan dan kesehatan pencernaan. Memperhatikan pilihan makanan, serta menimbang penggunaan produk pendukung yang sesuai, dapat membantu masyarakat menjaga keseimbangan nutrisi tanpa mengorbankan kenyamanan gaya hidup modern.